tips ASI banyak

Tiga hal penting untuk merangsang produksi ASI banyak

Setelah melahirkan seorang ibu akan mempersiapkan diri untuk menyusui bayinya. Bagi ibu yang baru pertama kali memiliki bayi, memberikan ASI bagi anaknya menjadi tantangan tersendiri sehingga diperlukan tips ASI banyak. Beberapa ibu bahkan mengalami kesulitan untuk memberikan ASI untuk pertama kalinya. Hal ini normal terjadi dan biasanya disebabkan karena tubuh masih mengalami penyesuaian dari kondisi hamil ke persiapan menyusui. Beberapa hormon tubuh masih mengalami penyesuaian sehingga diperlukan waktu dua sampai tiga hari hingga seorang ibu siap menyusui.

Bayi yang baru saja lahir dapat bertahan tanpa ada asupan makan dari luar sampai hari ketiga setelah kelahiran. Hal ini karena sebelum lahir, seorang bayi sudah mendapatkan nutrisi atau bekal yang cukup sebelum keluar dari rahim ibu. Beberapa ibu yang panik karena ASI tidak keluar dalam tiga hari kadang panik dan justru memberikan susu formula bagi anaknya. Hal ini justru membuat proses pengeluaran ASI menjadi semakin tertunda, karena payudara ibu tidak dipaksa untuk mengeluarkan ASI. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan atau tips ASI banyak, yakni menghindari stress saat menyusui, mengkonsumsi makanan yang merangsang produksi ASI, membuat frekuensi menyusui menjadi lebih sering.

Menghindari stress saat menyusui penting dilakukan untuk merangsang produksi hormon oksitosin yang banyak. Hormon oksitosin diproduksi oleh hipotalamus dan didistribusikan ke dalam tubuh melalui kelenjar pituitari. Hormon oksitosin berperan penting dalam merangsang otot-otot pada payudara bekerja untuk menghasilkan ASI. Sehingga stress yang berlebihan karena ASI tak kunjung keluar justru memperberat keluarnya ASI secara alami. Maka seorang ibu yang sedang menyusui harus banyak mengisi kegiatan dengan hal-hal positif dan menghindari stress yang berlebihan.

Tips ASI banyak lainnya adalah mengkonsumsi makanan yang merangsang produksi ASI. Produksi ASI yang banyak dipengaruhi oleh asupan protein yang masuk ke dalam tubuh. Semakin banyak protein yang masuk dalam tubuh semakin banyak ASI yang dihasilkan. Beberapa makanan yang mengandung protein diantaranya adalah daun katuk dan daging (ayam/ sapi/ ikan). Untuk daging akan lebih sehat jika dimasak menjadi sup, karena selain mengandung protein, sup daging akan membantu asupan cairan ke dalam tubuh. Perlu diingat bahwa asupan protein yang masuk juga perlu diimbangi oleh enzim yang dapat membantu mencerna protein tersebut agar protein lebih cepat diserap oleh ibu menyusui. Enzim tersebut adalah enzim papain yang terdapat pada pepaya. Buah pepaya selain mengandung enzim papain juga mengandung vitamin A dan C serta mengandung beberapa mineral seperti kalium dan asam folat.

Jika konsumsi makanan untuk ibu menyusui sudah diperhatikan dengan baik, hal terakhir yang perlu diperhatikan adalah seberapa banyak dan seberapa sering kita memberikan ASI kepada bayi. Semakin sering kita memberikan ASI, maka payudara akan selalu mendapat rangsangan untuk memproduksi ASI juga. Perlu diperhatikan agar ASI dapat diberikan secara bergantian dengan kedua payudara. Agar produksi ASI pada kedua payudara seimbang. Selain meningkatkan produksi ASI, diperlukan tips ASI banyak yaitu pemberian ASI dengan cara menyusui secara langsung dapat meningkatkan ikatan emosional pada bayi dan ibu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *